Jurnalbikers.com – Mendengar masukan dari konsumen, produsen motor listrik ALVA ubah penempatan nomor mesin. Sehingga, bila ada kerusakan pada dinamo pemilik motor tidak perlu repot ganti STNK dan BPKB.
Seperti diketahui, pada kendaraan bermotor ada nomor rangka dan juga nomor mesin sebagai indentifikasi.
Berbeda dengan motor konvensional, motor listrik tidak gunakan nomor mesin pada STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).
Untuk kendaraan roda dua listrik, nomor mesin digantikan dengan nomor yang tercantum di bagian penggerak atau dinamo.
Nomor dinamo motor listrik tersebut selanjutnya dicantumkan pada STNK, berikut dengan nomor rangka yang masih sama dengan motor konvensional.
Pembeda lainnya, ada di bagian isi silinder dan bahan bakar. Pada motor listrik, di STNK isi silinder akan diisi dengan besaran kWh dari baterai. Sementara pada kolom bahan bakar, akan diisi dengan sumber dayanya yakni listrik.
Penempatan Nomor Mesin Motor Listrik ALVA Diperbarui
Kerusakan pada dinamo, membuat repot pemilik motor listrik. Pasalnya saat mengganti dinamo, otomatis pemilik motor listrik harus mengganti STNK juga BPKB karena terdapat nomor mesin yang harus dicocokkan.
Menanggapi keluhan dari konsumennya, ALVA mencoba lakukan sebuah terobosan. ALVA bakal mengubah letak nomor hub drive atau nomor mesin yang dicetak di komponen dinamo.






