Jurnalbikers.com – Keluhan konsumen QJMotor di Solo, sedang menjadi bahan perbincangan panas di media sosial. Sejumlah pembeli dari wilayah tersebut mengaku sudah melakukan pembayaran lunas untuk pembelian unit motor, namun hingga berbulan-bulan kemudian, unit tak kunjung diterima.
Para konsumen itu pun mulai mempertanyakan kejelasan tanggung jawab pihak dealer dan peran QJMotor Indonesia selaku (Agen Pemegang Merek) APM.
Keluhan-keluhan tersebut awalnya muncul di grup Facebook QJMotor Owner Indonesia, dan kini mulai ramai dibahas oleh para pecinta otomotif.
Keluhan Konsumen QJMotor di Solo Mulai Viral
Salah satu keluhan yang paling disorot datang dari akun Mas Tanto Wae. Ia mengaku membeli motor dari dealer QJMotor Solo/Superbiker pada akhir Juli. Dealer berjanji akan mengirim unit pada Agustus. Namun, hingga artikel ini ditulis, ia belum menerima kendaraan tersebut.
Dalam unggahannya, Mas Tanto menuliskan:
“Saya melakukan pembelian akhir Juli dan unit dijanjikan terkirim bulan Agustus. Tapi sampai sekarang tidak terkirim dan dealer tutup lari dari tanggung jawab.”
Dihubungi melalui pesan singkat, Tanto mengungkapkan dia mendapatkan kabar bahwasanya pemilik dealer tengah jatuh sakit. Merasa tidak puas, Tanto lantas menghubungi QJMotor Indonesia untuk meminta bantuan atas masalah yang dialaminya.
Ia juga mengungkapkan rasa kecewa terhadap sikap APM QJMotor Indonesia.
“Yang menjadi kekecewaan saya adalah QJMotor Indonesia berusaha lepas dari tanggung jawab. Mereka tidak mau ganti unit atau refund dan melimpahkan semua kesalahan ke dealer resmi.”
Menurutnya, hubungan kerja sama antara APM dan dealer seharusnya memiliki jaminan atau mekanisme kontrol yang mencegah kerugian konsumen.
Namun kenyataan yang ia alami justru membuatnya merasa tidak ada pihak yang benar-benar memberikan solusi.
Kabar dari QJMotor Indonesia, bahwa dealer di Solo memang tengah bermasalah dan sedang dalam proses pengaduan hukum.
Kasus Pembeli Lain: 75 Juta Lunas, Unit Menghilang
Keluhan lain datang dari akun Nathvnael, yang memiliki pengalaman serupa. Ia membeli unit QJMotor SRV Libero pada Juli lalu melalui dealer yang sama, dengan pembayaran lunas sebesar Rp75 juta. Namun hingga kini, unit tersebut belum ia terima.
Nathvnael mengaku memilih dealer tersebut karena pernah ditandai oleh akun resmi QJMotor Indonesia dalam unggahannya. Namun setelah menunggu lama tanpa hasil, ia justru mendapatkan berbagai alasan dari pihak dealer.






