Jurnalbikers.com – ALVA N3 Next Gen resmi diperkenalkan sebagai evolusi terbaru dari lini N3 di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Motor listrik ini hadir sebagai jawaban nyata atas masukan konsumen, dengan pembaruan di sisi performa, efisiensi, hingga kemudahan kepemilikan. Peluncuran dilakukan langsung di Booth ALVA C9 Hall C2, JIEXPO Kemayoran.
Chief Marketing Officer ALVA, Putu Swaditya Yudha, menyampaikan bahwa kehadiran ALVA N3 Next Gen menjadi wujud komitmen ALVA dalam menghadirkan solusi mobilitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
“Dengan fokus pada inovasi teknologi, ekosistem serta kemudahan akses kepemilikan, kami yakin ALVA N3 Next Gen dapat menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Next Generation Battery di ALVA N3 Next Gen, Lebih Jauh dan Lebih Efisien
ALVA N3 Next Gen kini dibekali Next Generation Battery dengan konfigurasi satu baterai yang lebih praktis untuk penggunaan harian. Dengan energy density yang lebih tinggi, motor listrik ini mampu menempuh jarak hingga 140 km dalam sekali pengisian daya, serta memiliki top speed hingga 80 km/jam.
Soal pengisian daya, ALVA N3 Next Gen juga semakin efisien berkat teknologi Boost Charge ALVA. Pengguna bisa mengisi daya dari 10–50 persen dalam waktu kurang dari 25 menit. Tak hanya itu, baterainya pun mendapatkan garansi hingga 4 tahun.
Untuk menunjang kenyamanan dan keamanan berkendara, ALVA menyematkan fitur Hill Start Assist (HSA) dan Hill Descent Assist (HDA). Fitur ini membantu pengendara tetap percaya diri saat melintasi tanjakan maupun turunan. Tampilan motor juga semakin modern dengan kehadiran warna baru Moonlight Silver yang terkesan premium.
Ekosistem Terintegrasi, Charging Station Makin Luas
Tak hanya produknya yang berkembang, ekosistem ALVA juga terus diperkuat. Jika pada 2025 lalu ALVA baru memiliki 19 charging station di wilayah Jabodetabek, kini di tahun 2026 jumlahnya melonjak drastis.
Tercatat lebih dari 180 konektor Boost Charging Station yang tersebar di 70 lokasi strategis di wilayah Jawa, Bali, hingga Kalimantan.
Dengan jaringan tersebut, pengisian daya 10–50 persen bisa dilakukan dalam waktu kurang dari 25 menit, dan hingga 80 persen dalam sekitar 50 menit.






