Jurnalbikers.com – Bagi Sobat Bikers pecinta modifikasi, mendandani motor agar terlihat berbeda dari standar pabrikan adalah sebuah kepuasan tersendiri. Namun, Sobat Bikers harus tahu bahwa ada bahaya cover radiator variasi yang mengintai mesin eSP+ Honda kesayangan jika asal pilih aksesori.
Salah satu bagian yang paling sering jadi sasaran “operasi plastik” adalah area radiator pada motor matic. Banyak sekali beredar di pasaran pelindung radiator dengan desain yang sangat mencolok, warna-warni, hingga motif carbon dengan harga sangat terjangkau.
Mengutip dari situs Wahana Honda, bukannya melindungi, aksesori variasi yang tidak jelas asal-usulnya ini justru sering kali menjadi penyebab utama kerusakan mesin yang sangat fatal.
Yuk, pahami mengapa kita semua harus ekstra selektif sebelum mengganti komponen pelindung radiator bawaan standar!
Bahaya Cover Radiator Variasi yang Menyumbat Aliran Udara
Radiator pada motor matic seperti Honda Vario 160 atau Honda PCX 160 berfungsi sangat penting sebagai komponen penukar panas. Cairan pendingin (coolant) yang membawa suhu panas dari mesin akan didinginkan oleh udara segar yang lewat melalui sirip-sirip radiator.
Agar proses pendinginan ini berjalan dengan lancar, suplai angin dari luar harus melimpah dan tidak boleh terhambat. Masalah utama pada komponen cover radiator variasi murah adalah desainnya yang hanya mementingkan estetika tanpa memedulikan fungsi teknis.
Banyak produk variasi di pasaran yang memiliki celah udara sangat sempit atau bahkan tertutup rapat oleh ornamen hiasan. Akibatnya, aliran angin yang seharusnya mendinginkan sirip-sirip radiator menjadi terblokir secara radikal dan mengganggu sistem sirkulasi.
Kondisi yang merugikan ini membuat komponen mesin dipaksa bekerja keras dalam suhu tinggi tanpa mendapatkan pendinginan yang semestinya. Jangan sampai penampilan luar motor terlihat keren, namun justru mengorbankan sirkulasi udara penting untuk kesehatan dapur pacu motor Anda.
Bahaya Cover Radiator Variasi Sebabkan Overheat yang Bikin Mesin Motor Mati Total
Apa yang terjadi jika suhu internal mesin terus melonjak akibat pasokan udara ke radiator tersumbat? Sobat Bikers akan langsung dihadapkan pada situasi berkendara yang sangat menjengkelkan dan jauh dari kata keren.
Pelan tapi pasti, suhu internal pada mesin akan melewati batas toleransi maksimal yang sudah ditentukan oleh pabrikan. Gejala awalnya bisa Sobat Bikers pantau lewat indikator suhu di panel meter digital yang menyala merah atau munculnya lampu MIL (Malfunction Indicator Lamp).






