Jurnalbikersplus.com – FIFGROUP raih penghargaan Indonesia Best Multifinance 2026 dalam ajang bergengsi yang digelar pada Senin, 31 Agustus 2026 di Aryaduta Hotel Menteng, Jakarta.
Ajang penghargaan tahunan yang diinisiasi oleh WartaEkonomi.co.id Research and Consulting ini menetapkan PT Federal International Finance (FIFGROUP) sebagai penerima penghargaan Indonesia Best Multifinance 2026 for Strengthening ESG Commitment and Implementation to Create Positive Impacts untuk kategori aset di atas Rp30 triliun.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) & Chief Editor Warta Ekonomi Group, Muhamad Ihsan, dan diterima dengan hangat oleh Corporate Planning & Communication Division Head FIFGROUP, Benny Setiawan.
Pencapaian manis ini menjadi bukti nyata bahwa langkah FIFGROUP dalam mengintegrasikan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam setiap lini bisnisnya berdampak sangat positif bagi ekosistem industri pembiayaan nasional.
Bukti Nyata Komitmen ESG dan Syukuran FIFGROUP Raih Penghargaan Indonesia Best Multifinance 2026
Rasa syukur dan apresiasi mendalam disampaikan oleh manajemen perusahaan saat menerima trofi kehormatan di atas panggung acara tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan Warta Ekonomi dan juga dewan juri yang telah memberikan kepercayaan kepada FIFGROUP untuk menjadi salah satu Best Multifinance,” ujar Benny Setiawan seusai menerima penghargaan tersebut.
Ia menekankan bahwa raihan ini merupakan buah manis dari kerja keras seluruh insan FIFGROUP yang tak pernah lelah menerapkan nilai-nilai ESG dalam setiap proses bisnis mereka.
“Semoga ke depannya, kami dapat terus melakukan yang lebih baik lagi, tidak hanya bagi ekosistem bisnis namun juga bagi masyarakat Indonesia,” tambah Benny optimis saat mengakhiri sambutannya.
Penilaian Ketat Berbasis Riset Komprehensif dan Evaluasi Media
Keberhasilan FIFGROUP membawa pulang piala ini tentu tidak diraih dengan cara yang instan karena proses penilaiannya menggabungkan dua pendekatan utama, yaitu desk research dan media monitoring selama satu tahun terakhir.
Pada tahap desk research, dewan juri mengevaluasi berbagai indikator keuangan vital seperti pertumbuhan aset, pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan laba, kualitas aset, hingga efektivitas pengelolaan risiko perusahaan.



