Jurnalbikerplus.com – Semangat berkendara aman kembali digaungkan lewat gelaran Cari_Aman Academy Bootcamp yang berlangsung meriah di Safety Riding Center Wahana Makmur Sejati (SRC WMS) pada Jumat (2/9).
Ajang bergengsi yang digagas oleh PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta – Tangerang ini hadir untuk menguji pengetahuan, keterampilan berkendara, hingga kemampuan edukasi keselamatan para peserta.
Tiga sekolah pilihan yang berhasil lolos seleksi ketat adalah SMKN 5 Kabupaten Tangerang, SMKN 8 Kabupaten Tangerang, dan SMKN 3 Tangerang Selatan.
Sebanyak 10 perwakilan terpilih yang terdiri dari satu guru dan sembilan siswa saling bahu-membahu untuk membuktikan peran penting mereka dalam keselamatan jalan raya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembekalan materi prinsip 5P berkendara sebagai dasar utama membangun pola pikir aman di jalan.
Setelah paham teorinya, para peserta langsung diajak mengasah insting berkendara lewat praktik pengereman, menjaga keseimbangan, hingga manuver slalom.
Keseruan makin bertambah saat mereka menjajal simulasi berkendara virtual menggunakan Honda Riding Trainer (HRT) untuk melatih respons bahaya secara tepat.
Tak berhenti di situ, mereka juga dibekali ilmu public speaking dan komunikasi agar percaya diri mengedukasi serta mengampanyekan slogan #Cari_Aman di lingkungan sekolah.
SMKN 5 Kab. Tangerang Dominasi Cari_Aman Academy Bootcamp Regional
“Keselamatan berkendara tidak cukup hanya teori, tetapi mempraktikkan teknik berkendara sekaligus belajar bagaimana menyampaikan pesan keselamatan kepada orang lain. Karena itu, dalam kegiatan ini, aspek pengetahuan, keterampilan, dan komunikasi kami hadirkan secara beriringan,” ujar Head of Safety Riding PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani.
Perpaduan antara keterlibatan guru dan siswa terbukti menjadi modal kuat dalam membangun ekosistem keselamatan berkendara di sekolah.
Hasil manis pun berhasil dipetik oleh kontingen SMKN 5 Kabupaten Tangerang yang sukses menyapu bersih posisi terbaik di ajang regional ini.
Pada kategori guru, Muhammad Erlangga keluar sebagai juara utama, sementara di kategori siswa, Hero Sanjaya dan Ahmad Bahrul Ulum turut menorehkan prestasi sebagai peserta terbaik.



