Jurnalbikersplus.com – Sobat Bikers, ajang pameran otomotif bergengsi EICMA di Milan baru saja dihebohkan oleh kehadiran amunisi baru dari pabrikan asal Tiongkok. CFMoto secara resmi memperkenalkan superbike teranyar mereka yang dinamakan CFMoto V4SR-RR ke hadapan publik dunia.
Kehadiran motor gede berfairing ini langsung mencuri perhatian para pencinta kecepatan berkat spesifikasi kelas berat yang diusungnya.
Kejutan utama dari kuda besi ini terletak di balik fairing tajamnya yang menyimpan jantung mekanis racikan internal pabrikan.
Dapur Pacu CFMoto V4SR-RR Usung Mesin V4 997cc Semburkan Tenaga Buas

Jantung pacu yang digendong oleh CFMoto V4SR-RR mengandalkan konfigurasi empat silinder V berkapasitas 997cc.
Mesin sangar tersebut mampu memuntahkan tenaga buas hingga melampaui angka 207 daya kuda untuk memuaskan adrenalin pengendara.
Batas putaran mesin alias redline motor ini bahkan dipatok pada angka 15.000 rpm yang sangat beringas untuk ukuran motor jalanan.
Karakteristik mesinnya kian terasa istimewa berkat adopsi poros engkol berputar berlawanan arah ala teknologi motor balap MotoGP.
Sektor internal mesinnya juga semakin sempurna dengan dukungan batang penghubung titanium berkualitas tinggi buatan spesialis Austria yakni Pankl.
Pabrikan bahkan menanamkan sistem intake variabel serta penggerak katup finger-follower demi mengoptimalkan suplai bahan bakar secara presisi.
Seluruh daya gedor tersebut dipadukan dengan sasis terintegrasi di mana mesin bertindak sebagai struktur penahan beban utama kendaraan.
Rangka depan berdesain cor pendek menempel langsung ke bagian kepala silinder guna menciptakan struktur bodi yang sangat ringkas.
Racikan mekanis kelas atas ini memastikan performa di atas aspal mampu meladeni dominasi pabrikan asal Eropa lainnya.
Inovasi Winglet Aktif Pintar Tingkatkan Stabilitas
Sektor paling revolusioner yang diusung oleh sang superbike terletak pada teknologi aerodinamika aktif yang sangat canggih.
Setiap sayap kecil atau winglet di sisi bodi digerakkan oleh motor servo independen tanpa harus mengikuti posisi statis.



