Berjualan secara online di Pojok Otomotif Lazada, Nurrizki sukses menjadi penjual leher knalpot. Melalui kanal khusus otomotif di Lazada itu, dagangannya laris manis.
Nurrizki merupakan penjual leher knalpot yang termasuk sukses, dirinya berjualan secara online melalui Lazada Indonesia di kanal Pojok Otomotif. Nurrizki merupakan pemilik dari toko suku cadang motor Raja Spare Part.
Nurrizki yang turut hadir dalam acara Ngbrol Virtual Santai (NGOVSAN) yang diadakan oleh Lazada Indonesia bersama Forum Wartawan Otomotif (FORWOT), ungkapkan kegembiraanya karena penjualannya makin laris semenjak bergabung di kanal Pojok Otomotif Lazada.
Diungkapkan oleh Nurrizki, sebelum berjualan spare part motor secara online melalui Pojok Otomotif Lazada, dirinya sempat mengalami sepi pembeli. Ditambah masa pandemi, memberikan dampak yang cukup signifikan pada bisnis jualan suku cadang motor miliknya.
“Sebelum bergabung di Pojok Otomotif Lazada, yang lumayan sepi pembeli, ditambah lagi pandemi yang bikin penjualan jadi susah karena Cuma mengandalkan pembeli yang ada disekitar kita saja,” papar Nurrizki.
Tak mau terus menerus sepi pembeli, Nurrizki akhirnya mencoba mendaftarkan diri ke Lazada Indonesia yang selanjutnya diarahkan masuk dalam kanal Pojok Otomotif Lazada. Diakui oleh Rizki, awal bergabung belum ada kenaikan penjualan yang signifikan. Namun beberapa bulan setelah itu, penjualannya meningkat drastis.
“Awalnya belum ada perkembangan, tapi beberapa bulan berikutnya penjualan saya meningkat drastis,” ungkap Nurrizki.
Meningkatnya penjualan secara online melalui Pojok Otomotif Lazada membuat Rizki kewalahan dalam memenuhi permintaan pasar. Tak jarang pula dirinya mengalami kekurangan stok barang, karena barang habis terjual.
“Wah saya sampai kehabisan stok, sampai pusing bagaimana caranya supaya barang stoknya harus tetap ada,” imbuhnya.
Nurrizki pada akhirnya melebarkan sayap bisnisnya, dari yang mulanya hanya menjual produk leher knalpot dia kini membuka usaha produksi leher knalpot sendiri guna memenuhi permintaan pasar. Rizki pun juga sukses membuka lapangan pekerjaan bagi warga yang ada disekitarnya.
“Pesanan banyak sekali terutama waktu kampanye-kampanye, orderan naik terus sampai saya kesulitan stok – soal distribusi juga makin baik. Dulu saya hanya punya 3 karyawan, sekarang sudah menjadi 17 orang karyawan. Kalau orderan banyak, lingkungan saya juga bisa ikut terbantu,” paparnya.






