Division Head of Marketing Planning & Analyst PT WMS, Andra Friandana, menegaskan bahwa kontribusi positif bisa dimulai dari kebiasaan sederhana. “Dengan menerapkan decluttering, generasi muda tidak hanya mendapat manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga memberi dampak besar bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Program ini juga menghadirkan Cynthia S Lestari, founder Lyfe With Less, yang memberikan edukasi interaktif kepada siswa. Ia mengajak mereka untuk memahami pentingnya konsumsi bijak, mengurangi stres, menciptakan ruang belajar lebih rapi, sekaligus menekan timbunan sampah rumah tangga.
Tak hanya itu, edukasi ini juga dikaitkan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri – GreenMove. Para siswa diperkenalkan pada aksi ramah lingkungan sehari-hari seperti memilah sampah, mendaur ulang barang bekas, membawa tumbler dan totebag, hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.






