Berkat hasil finis yang penuh perjuangan tersebut, Rheza membawa pulang 18 poin berharga dan sekarang nangkring di posisi ketiga klasemen sementara. Kegigihan Rheza sepanjang balapan menjadi bukti nyata bahwa semangat skuad Astra Honda tidak pernah padam dalam kondisi sesulit apa pun.
Sementara itu, M Adenanta Putra yang turun di kelas bergengsi Asia Superbike 1000 juga menunjukkan daya tahan fisik yang sangat luar biasa. Mengendarai motor CBR1000RR-R, Adenanta mampu finis konsisten di posisi kedelapan pada race 1 dan race 2 putaran kali ini.
Pencapaian ini sangat diacungi jempol karena Adenanta sendiri baru saja menyelesaikan operasi penyembuhan cedera arm pump pada lengannya. Finis dua kali di posisi delapan besar membuat pebalap asal Magetan ini mengoleksi 50 poin dan duduk di peringkat keenam klasemen.
Apresiasi Tinggi dari Manajemen PT Astra Honda Motor
Melihat perjuangan tanpa lelah para pebalap di atas lintasan sirkuit, Andy Wijaya selaku General Manager Marketing Planning and Analysis AHM merasa sangat bangga. Pihak manajemen sangat mengapresiasi totalitas tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh anggota tim balap sepanjang akhir pekan di Jepang.
“Kami sangat bangga dengan semangat juang para pebalap AHRT di Motegi. Semoga hasil ini menjadi motivasi untuk tampil semakin kuat di putaran-putaran berikutnya dan terus mengharumkan nama Indonesia,” ungkap Andy penuh semangat.
Rentetan hasil positif di Negeri Sakura ini sukses memperkokoh posisi Astra Honda Racing Team dalam perebutan gelar juara tim musim ini. Setelah melewati ketatnya sirkuit Jepang, fokus tim balap pabrikan sayap mengepak ini langsung dialihkan menuju balapan seri berikutnya di dalam negeri.
Putaran keempat ajang balap paling bergengsi di Asia ini dijadwalkan akan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok pada Agustus mendatang. Bersama ketangguhan motor CBR series, seluruh pebalap Indonesia siap melesat kencang demi melanjutkan tren positif dan meraih podium tertinggi.










