Kepercayaan diri rider yang akrab disapa “El Dablek” ini memang lagi tinggi-tingginya setelah hasil gila di Phillip Island lalu. Bayangkan saja, ia berhasil meraih podium kedua meski harus memulai balapan dari posisi paling buncit atau urutan ke-28.
Ambisi dan Kesiapan Aldi Satya Mahendra di WSSP Portugal 2026
Memasuki seri kedua ini, Aldi mengusung misi penting untuk mempertahankan posisinya di jajaran elit klasemen sementara. Saat ini, rider berusia 19 tahun asal Yogyakarta tersebut duduk manis di peringkat kelima dengan koleksi 23 poin yang sangat berharga.
Aldi mengaku sudah mempersiapkan segala aspek mulai dari fisik hingga pemahaman karakter motor barunya untuk menghadapi tantangan di Eropa. Pengalamannya yang sudah beberapa kali menjajal aspal Portimao diharapkan menjadi modal kuat untuk meraih hasil yang lebih maksimal lagi.
”Weekend luar biasa di Phillip Island sangat membahagiakan, saya terpacu untuk menghasilkan podium lagi hingga juara race dalam perjalanan kompetisi musim ini. Di Portimao, harapan saya tidak ada kendala saat race dan tetap masuk 5 besar klasemen. Untuk itu, saya sudah mempersiapkan fisik, dan performa motor R9 akan sangat mendukung untuk tampil bagus,” ungkap Aldi Satya Mahendra.
Tantangan di Portimao sebenarnya bukan hal baru bagi Aldi karena ia tercatat sudah dua kali balapan di sirkuit teknis ini sebelumnya. Pada tahun 2024 saat berlaga di kelas WSSP300, ia sukses mengamankan posisi 6 dan 8, sementara tahun lalu di kelas WSSP, ia terus menunjukkan progres yang konsisten.
Dukungan Penuh Tim dan Jadwal Balapan
Pihak Yamaha Indonesia pun merasa sangat optimis melihat performa pembalapnya yang semakin tajam dan dewasa di lintasan balap. Momentum bersejarah dari Australia dianggap sebagai bahan bakar utama untuk terus konsisten mendulang poin signifikan di setiap serinya.






