Musim 2025 menjadi tahun paling sukses bagi Aprilia Racing. Mereka finis sebagai runner-up Kejuaraan Pabrikan dengan 418 poin, menembus angka 400 poin untuk pertama kalinya. Marco Bezzecchi juga mencetak sejarah dengan finis ketiga di klasemen pembalap, raihan terbaik dalam sejarah Aprilia di MotoGP.
Tak cuma itu, Aprilia membukukan 19 podium, termasuk 3 kemenangan sprint race dan 4 kemenangan balapan utama, serta 5 pole position. Kemenangan ke-300 pabrikan Noale di GP Australia semakin mengukuhkan Aprilia sebagai pabrikan Eropa tersukses dalam sejarah balap Grand Prix.
Bezzecchi dan Martín Siap Tancap Gas
Marco Bezzecchi datang ke MotoGP 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. Performa impresif musim lalu membuatnya kini menjadi pembalap tersukses Aprilia di kelas premier. Targetnya jelas: mempertahankan konsistensi dan kembali bersaing di papan atas.
Sementara itu, Jorge Martín bersiap membuka lembaran baru bersama Aprilia. Setelah musim 2025 yang diwarnai cedera, pembalap Spanyol bernomor #89 ini menatap 2026 dengan semangat besar untuk kembali bertarung memperebutkan kemenangan begitu kondisinya pulih 100 persen.
Aprilia RS-GP26, Evolusi Terakhir Era 1000cc
Secara teknis, RS-GP26 merupakan evolusi paling ekstrem dari proyek MotoGP Aprilia. Hampir seluruh komponen mengalami pengembangan, mulai dari aerodinamika, sasis, elektronik, hingga mesin V4 1000cc. Mesin ini menjadi sangat spesial karena regulasi baru MotoGP 2027 tak lagi mengizinkan konfigurasi serupa.






