Penggunaan cakram karbon berdiameter 340 mm ini bukan cuma buat gaya-gayaan, tapi sukses memangkas bobot hingga setengah dari cakram baja biasa. Hasilnya, handling motor jadi jauh lebih ringan dan performa pengereman tetap stabil meski dipacu dalam kondisi ekstrem.
Gak cuma soal rem, urusan aerodinamika motor ini juga nggak main-main karena sudah mengadopsi teknologi ground-effect. Desain fairing samping dan winglet yang disematkan mampu meningkatkan downforce hingga tiga kali lipat saat kamu mengajak motor ini miring di tikungan.
Konstruksi bagian belakangnya pun sangat canggih dengan penggunaan bahan karbon dari PAN Compositi yang super kaku tapi ringan. Semua detail ini dirancang agar pengendara bisa merasakan sensasi grip dan respons yang benar-benar mirip dengan motor balap aslinya.
Performa Mesin V4 yang Bikin Jantung Berdebar
Masuk ke bagian dapur pacu, motor ini dibekali mesin V4 65 derajat berkapasitas 1.099 cc dengan spesifikasi balap World Superbike (WSBK). Tenaga yang dihasilkan nggak main-main, mencapai 240 hp pada 13.750 rpm dengan raungan mesin yang khas berkat knalpot titanium SC Project.
Sistem elektroniknya pun sudah menggunakan control unit APX hasil pengembangan Aprilia Racing yang sangat fleksibel untuk diatur. Kamu bisa menyetel traction control, engine brake, hingga front lift mitigation di setiap gigi sesuai dengan gaya balapmu masing-masing.






