Tak ketinggalan, fitur keamanan tingkat tinggi seperti Smart Key System yang dilengkapi Answer Back System dan Anti-Theft Alarm pada tipe tertinggi juga turut dipelajari secara detail.
Penerapan beragam teknologi canggih tersebut menjadi bukti bagaimana industri otomotif terus beradaptasi menjawab kebutuhan masyarakat modern.
Dinamika industri yang sangat cepat ini membuktikan bahwa SDM masa depan wajib memiliki kemampuan teknis sekaligus kemauan untuk terus belajar.
Oleh karena itu, interaksi langsung antara industri dan sekolah menjadi jembatan penting untuk memperkaya wawasan belajar para siswa.
Sinergi Dunia Pendidikan dan Industri salah
Atmosfer antusiasme begitu terasa sepanjang acara karena para siswa dapat berdiskusi secara interaktif bersama tim vokasi AHM.
Sesi diskusi dua arah ini memberikan ruang bagi siswa untuk bertanya secara langsung mengenai realita dan tantangan di dunia kerja sesungguhnya.
Pria yang akrab disapa Beni tersebut menegaskan kembali pentingnya edukasi berkelanjutan mengingat pesatnya ragam produk motor Honda.
“Line up sepeda motor Honda begitu beragam, maka perlu adanya edukasi yang berkelanjutan untuk terus mengenal pembaruan teknologi dan fitur yang tertenam. Kami ingin terus mempersiapkan agar SMK bukan hanya jago teori, akan tetapi memahami standar kompetensi dunia kerja,” lanjut Beni.
Melalui langkah konsisten ini, WMS dan AHM terus mempererat kolaborasi strategis antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia industri.
Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu membantu sekolah menyajikan kurikulum yang selalu relevan dengan perkembangan zaman.
Seluruh rangkaian kegiatan edukasi ini sekaligus menjadi wujud nyata dari semangat Sinergi Bagi Negeri (SBN) dalam mendukung pemajuan kualitas pendidikan nasional.
Kolaborasi kuat antara WMS, AHM, dan SMK binaan diharapkan melahirkan generasi muda yang kompeten, adaptif, serta siap bersaing di industri otomotif masa depan.



