Jika memang perlu menggunakan GPS, pasanglah perangkat pada holder secara aman di area yang tidak menghalangi kendali serta pandangan utama ke depan.
Hindari godaan membalas pesan atau menerima panggilan telepon saat motor bergerak, serta tepi jalan di lokasi safe point jika ada hal mendesak.
Jangan biarkan bunyi notifikasi ponsel mengalahkan pentingnya keselamatan jiwa selama berada di atas roda dua.
“Kami mengajak pengendara untuk tidak menjadikan gadget sebagai pemecah konsentrasi di jalan. Kalau memang harus menggunakan gadget, pastikan motor sudah berhenti di lokasi yang aman. Prinsipnya sederhana, saat motor berjalan fokus ke jalan, saat ingin menggunakan gadget berhenti terlebih dahulu. Kebiasaan kecil ini merupakan bagian dari penerapan #Cari_Aman dalam setiap perjalanan,” lanjut Agus Sani.
Membangun Budaya #Cari_Aman untuk Safety Indonesia
Menjaga fokus saat naik motor bukan cuma soal menaati aturan hukum, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama.
Waktu respons terbaik dapat tercipta dengan sempurna saat pengendara minim distraksi dan sepenuhnya sadar akan kondisi jalan sekitarnya.
Secanggih apa pun fitur ponsel yang Anda miliki, keselamatan berkendara murni membutuhkan perhatian utuh dari sang pengendara.
Mari kita biasakan saling menjaga keselamatan di jalan raya demi mewujudkan keselamatan berkendara menuju safety Indonesia secara berkelanjutan.




