Mengusung tema besar “Tingkatkan Kapasitas, Menuju Bengkel Berkualitas”, sesi ini dirancang khusus agar para pemilik usaha bisa mengelola bisnisnya dengan gaya modern yang profesional. Mereka dibekali berbagai materi krusial zaman sekarang seperti kemampuan kepemimpinan, komunikasi yang asyik, digitalisasi sistem, hingga strategi pemasaran digital.
Keseruan acara pun semakin bertambah ketika para peserta ditantang dalam sebuah sesi khusus bernama Selling & Survival Challenge di lapangan. Sesi menantang ini sengaja dibuat demi mengasah kreativitas, rasa percaya diri yang tinggi, kerja sama tim, hingga taktik negosiasi langsung ke konsumen nyata.
Bukan cuma belajar teori di dalam ruangan kelas saja, mereka juga diajak melakukan kunjungan langsung ke Bengkel Arizal Service di Tulang Bawang, Lampung. Di sana, para peserta bisa langsung menyerap praktik pengelolaan manajemen terbaik serta melihat dari dekat strategi jitu untuk memperluas jaringan bisnis.
“Pendampingan dan penguatan kompetensi yang diberikan Yayasan AHM membantu saya mengembangkan usaha sehingga omzet meningkat dan jangkauan pelanggan menjadi lebih luas. Seiring perkembangan usaha, kami juga dapat membuka peluang kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk bagi siswa SMK almamater saya, SMK Negeri 1 Manggis, Karangasem, Bali,” ujar Agus Eka Guncara Bisma, pemilik Bengkel Bali Motor.
Komitmen Nyata bagi Negeri dan Penghargaan Istimewa
Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin, memaparkan pandangan menarik mengenai kunci utama dari pertumbuhan sebuah bisnis di bidang otomotif modern saat ini. Menurut beliau, kemajuan sebuah unit usaha tidak boleh hanya bertumpu pada keahlian mekanik semata melainkan dari kepemimpinan yang solid.
Seorang pemilik usaha wajib mempunyai visi kuat dalam mengelola staf, merawat relasi dengan pelanggan setia, hingga menyusun strategi jangka panjang. Melalui bekal kepemimpinan dan komunikasi yang matang tersebut, ekspansi bisnis yang mandiri dan berkelanjutan pasti akan jauh lebih mudah untuk diwujudkan.
“Program ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin para generasi muda pemilik bengkel binaan tidak hanya menjadi mekanik yang andal, tetapi juga menjadi wirausaha yang mampu memimpin tim, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, serta mengembangkan usahanya secara mandiri,” kata Muhibbuddin.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para peserta, pihak yayasan juga mengumumkan nama tiga pengelola unit usaha terbaik untuk periode 2025–2026. Penghargaan Best Performance Tingkat Pramandiri sukses disabet oleh Bengkel Bali Motor yang berasal dari wilayah Karangasem, Bali.
Selanjutnya, kategori Best Performance Tingkat Madya berhasil diamankan oleh Arizal Service dari Lampung, disusul Zul Motor dari Banten sebagai penerima Best Compliance. Melalui payung besar Sinergi Bagi Negeri, inisiatif mulia ini menjadi bukti nyata kontribusi Astra Honda dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).



