Salah satu penerapan yang paling unik adalah penggunaan AiMOGA sebagai polisi lalu lintas yang sudah dimulai dari kota Wuhu hingga merambah ke kota-kota besar lainnya. Robot ini membantu mengatur arus kendaraan dan memastikan keamanan di jalan raya, terutama di area sensitif seperti lingkungan sekolah yang butuh pengawasan ekstra.
Selain di jalanan, robot ini juga mulai terlihat eksis di pusat layanan pemerintah dan perpustakaan untuk membantu memberikan penjelasan informasi kepada masyarakat. Kemampuan interaksinya terus disempurnakan agar bisa menjawab berbagai pertanyaan warga dengan lebih cepat dan akurat layaknya asisten pribadi yang handal.
“Pengembangan robot humanoid kini tidak lagi berhenti pada demonstrasi teknologi, tetapi berkembang menuju penerapan yang lebih nyata dalam mendukung interaksi, layanan, dan pengalaman pengguna,” tulis materi resmi Chery mengenai visi pengembangan teknologi masa depan mereka.
Melalui ajang 2026 International Business Summit, Chery bakal makin terbuka soal arah pengembangan kolaborasi antara mobil dan robot di masa depan. Kemitraan global akan terus diperluas untuk memastikan bahwa teknologi AiMOGA ini bisa dinikmati oleh lebih banyak orang di berbagai belahan dunia.
Langkah berani Chery ini menegaskan bahwa mereka ingin bergerak melampaui batas kendaraan konvensional menuju ekosistem teknologi yang lebih bermakna. Inovasi yang dihadirkan bukan cuma soal gaya-gayaan, tapi tentang bagaimana menjawab kebutuhan manusia yang terus berkembang dengan cara yang lebih manusiawi.
