Komposisi pembalap Ducati Lenovo Team tetap sama seperti musim lalu, yakni Marc Marquez dan Francesco “Pecco” Bagnaia. Ducati membidik gelar MotoGP keenamnya setelah sukses bersama Stoner, dua titel Bagnaia (2022 dan 2023), Jorge Martin bersama Pramac (2024), serta gelar Marquez pada musim 2025.
Bagi Marquez, musim 2026 punya arti khusus. Pembalap asal Spanyol itu mengincar gelar juara dunia ke-10 sekaligus memperpanjang rekor gelarnya di usia 33 tahun. Jika tercapai, Marquez akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu legenda terbesar MotoGP.
Desmosedici GP26, Mesin 1000 cc Terakhir
Desmosedici GP26 juga menjadi motor bersejarah karena akan menjadi model terakhir Ducati dengan mesin 1000 cc sebelum regulasi baru MotoGP berlaku pada 2027. Motor ini diluncurkan di kawasan resor ski Trentino-Alto Adige, di tengah pegunungan Dolomites.
Dominasi Ducati selama beberapa musim terakhir tak lepas dari racikan jenius Gigi Dall’Igna, sosok di balik kesuksesan teknis Desmosedici, khususnya di sektor aerodinamika.
Meski regulasi 2027 akan menghadirkan mesin 850 cc dengan pembatasan aero, Ducati optimistis tetap bisa kompetitif. Namun, tantangan lain juga menanti, mulai dari pasar pembalap yang penuh ketidakpastian hingga kondisi industri sepeda motor Eropa yang sedang lesu.






