Dominasi Ducati selama beberapa musim terakhir tak lepas dari racikan jenius Gigi Dall’Igna, sosok di balik kesuksesan teknis Desmosedici, khususnya di sektor aerodinamika.
Meski regulasi 2027 akan menghadirkan mesin 850 cc dengan pembatasan aero, Ducati optimistis tetap bisa kompetitif. Namun, tantangan lain juga menanti, mulai dari pasar pembalap yang penuh ketidakpastian hingga kondisi industri sepeda motor Eropa yang sedang lesu.
Musim 2026 juga krusial bagi Francesco Bagnaia. Pembalap Italia itu memperkenalkan desain baru nomor 63 dengan tetap mempertahankan tiga bintang simbol gelarnya di Moto2 dan MotoGP. Namun, posisinya di tim utama Ducati mulai mendapat tekanan setelah kedatangan Marquez.
Dengan kontrak yang akan segera berakhir, masa depan Bagnaia masih menjadi tanda tanya. CEO Ducati Claudio Domenicali dikabarkan akan memberi beberapa balapan awal sebagai bahan evaluasi sebelum mengambil keputusan besar.
Satu hal yang pasti, Ducati MotoGP 2026 bukan sekadar soal livery baru, melainkan simbol penutup era 1000 cc dan pembuka bab penting menuju masa depan MotoGP.










