Selain itu, garpu depan Öhlins NPX 25/30 juga menggunakan selongsong serat karbon yang bikin manuver motor jadi makin lincah dan presisi banget saat masuk tikungan. Semuanya dibuat serba ringan supaya kamu bisa merasakan sensasi berkendara yang belum pernah ada sebelumnya di motor produksi massal manapun.
Rangka Karbon dan Estetika yang Dirancang oleh Angin
Ducati benar-benar tidak main-main soal urusan bobot, terbukti dengan penggunaan rangka depan, lengan ayun, hingga pelek yang semuanya terbuat dari serat karbon berkualitas tinggi. Proses pembuatannya pun sangat ketat, mirip dengan standar industri dirgantara, untuk memastikan kekuatan strukturnya tetap maksimal meski sangat ringan.
“Inilah hal yang hampir mustahil yang pernah kami ciptakan,” tulis Ducati dalam keterangannya mengenai kerumitan desain dan teknik yang ada pada Superleggera terbaru ini. Presisi tingkat tinggi ini menjadi ciri khas keahlian kelas atas yang sudah mendarah daging dalam sejarah panjang pabrikan asal Italia tersebut.
Tampilan luar Superleggera V4 Centenario juga sangat memukau dengan balutan warna merah Rosso Centenario yang terinspirasi dari motor balap klasik Ducati era 1940-an dan 80-an. Penggunaan sayap aerodinamika (winglets) dari teknologi MotoGP memastikan motor tetap menapak kuat ke aspal saat kamu memacu kecepatan tinggi atau miring di tikungan.






