Pengujian ketat ini sangat krusial agar motor tidak gampang berkarat mengingat wilayah Indonesia dikelilingi lautan luas dengan kelembapan tinggi. Menariknya, bagian dinamo dan otak motor (MCU) sudah mengantongi sertifikasi ketahanan air paling tinggi di kelasnya, yaitu IP67.
“Berdasarkan pengujian internal VinFast, sistem ini mampu bertahan saat terendam air hingga kedalaman 0,5 meter selama 30 menit dan tetap beroperasi selama 30 menit berikutnya.”
Sertifikasi antiair ini tentu bikin hati tenang saat Anda terpaksa harus menerobos jalanan yang mendadak banjir akibat hujan lebat. Jadi, Anda gak perlu panik lagi motor bakal korsleting atau mogok di tengah jalan saat cuaca buruk melanda.
Urusan performa di jalan raya juga gak boleh dipandang sebelah mata karena motor ini menggendong penggerak BLDC in-hub berdaya 5.200 W. Model Feliz II dan Viper bisa dipacu hingga kecepatan top 90 km/jam, sedangkan tipe Evo sanggup menyentuh angka 80 km/jam.
Khusus untuk VinFast Viper, varian ini sengaja disiapkan dengan gaya paling sporty demi memikat selera anak muda yang melek teknologi digital. Tipe ini sudah dibekali layar panel TFT, lampu projector modis, suspensi tabung eksternal, hingga fitur canggih Smart Key anti-maling.
Sistem Tukar Baterai Praktis dan Garansi Panjang
Salah satu hal yang sering bikin orang ragu beralih ke kendaraan listrik adalah urusan ngecas yang lama dan ketakutan baterai cepat rusak. Untungnya, VinFast datang membawa solusi cerdas lewat ekosistem baterai canggih yang sangat fleksibel dan tidak merepotkan konsumen.
Ketiga motor ini menggendong dua buah baterai tipe Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas masing-masing 1,5 kWh di bawah joknya. Baterai LFP ini sudah lolos standar keselamatan Eropa ECE-R136 serta tahan banting di suhu ekstrem dari minus 30°C hingga 80°C.
Saat kondisi kedua baterai terisi penuh, model Evo bisa melaju sejauh 150 km, sementara Feliz II dan Viper mencapai jarak 145 km. Jarak tempuh sejauh ini jelas lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan komuter harian Anda dari rumah menuju tempat kerja.
Asyiknya lagi, skema kepemilikan baterainya sangat fleksibel karena Anda bisa memilih opsi beli putus, sewa bulanan, atau sistem tukar baterai. Biaya sewa baterai dipatok Rp84.000 per bulan, sementara biaya swap atau tukar baterai hanya dikenakan tarif Rp6.000 saja per baterai.
Kabar baiknya, selama setahun pertama Anda bakal diringankan lewat promo gratis tukar baterai di jaringan V-Green maksimal 20 kali sebulan. Selain ditukar di stasiun umum, Anda juga bebas mengisi daya baterai ini sendiri di rumah memakai colokan listrik biasa.
Jika Anda tertarik meminang motor ini, masa pemesanan awal sudah dibuka dari tanggal 20 Mei sampai 20 Juni 2026 mendatang. Menariknya, buat konsumen yang melakukan pemesanan selama periode emas ini akan langsung diganjar insentif spesial sebesar Rp1,6 juta.






