Sementara itu, Diggia akui balapan di Mandalika sangat luar biasa. Dirinya juga ungkapkan sempat kehilangan posisi di awal balapan, namun dirinya bisa kendalikan dengan cepat.
Saya tahu saya memiliki kecepatan motor yang baik, dan perasaan yang baik dengan motor. Jadi saya hanya memikirkan, untuk mengendarai yang terbaik. Dengan balapan yang panjang di depan saya,” ujar Diggia.
Rommy Averdy Saat menambahkan, Triple Header ini tentunya membuat pembalap lebih bersemangat karena bisa melakukan pendekatan emosional dengan motor Ducati Desmosedici GP22.
Page 3 of 4






