Memasuki hari ketiga, tantangan yang sesungguhnya di jalur pegunungan Ogomolale, Tinombala, dan Pangi sudah menunggu para peserta menuju Kota Tolitoli. Tanjakan ekstrem dan turunan curam di area ini benar-benar menguras fokus serta tenaga dari para rider sepanjang hari.
Rintangan makin lengkap saat rombongan harus melewati jalur off-road buatan di Bambuan Race yang cukup licin dan berlumpur. Untungnya, berkat penggunaan ban bertapak lebar serta posisi berkendara yang proporsional, kendali motor tetap mantap dan stabil.
Eksplorasi Wisata Alam Cantik dan Pantai Pasir Putih di Tolitoli
Setelah melewati perjalanan panjang yang melelahkan, rombongan akhirnya tiba di dealer Bima Yamaha Motor Tolitoli dan langsung disambut hangat oleh Tari Moduai. Pada hari terakhir, peserta berkesempatan mengeksplorasi keindahan tempat wisata populer di kota ini, salah satunya Pulau Sabang Tende.
Pulau eksotis tersebut terkenal banget dengan hamparan pasir putihnya yang bersih, jembatan penyeberangan ikonik, serta formasi batuan granit yang masih sangat asri. Sebelum menyudahi keseruan, para rider juga menyempatkan diri untuk melakukan sesi foto bersama di Bundaran Tugu Cengkeh.
“Touring dari Palu sampai Tolitoli bareng Yamaha GEAR ULTIMA jadi salah satu pengalaman baru yang seru dan berkesan banget buat saya. Jujur bicara jalurnya unik banget, karena sepanjang lebih dari 300 kilometer kita diajak buat susur daerah pesisir yang medan perjalanannya punya banyak hal menarik. Selama perjalanan, banyak sih rintangannya, mulai dari jalur pegunungan sampai jalur off-road. Tapi motor ini rupanya bisa kasih performa yang maksimal dan bikin riding kita jadi semakin pede. Menurut saya, GEAR ULTIMA ini gak hanya layak untuk jadi motor harian saja, tapi juga bisa jadi teman berkendara segala medan yang bisa diandalkan dalam berbagai momen,” ungkap Putut, salah satu peserta touring.
Kini, sisa perjalanan panjang menuju Gorontalo akan diteruskan oleh rekan-rekan dari komunitas motor serta perwakilan tim YRA lokal Tolitoli. Agenda touring jarak jauh ini dikabarkan masih akan terus bergulir hingga menyentuh Kota Manado di Sulawesi Utara.



