RUPST memutuskan untuk menunjuk Akuntan Publik Elisabeth Imelda dan Kantor Akuntan Publik Imelda & Rekan (anggota Deloitte Asia Pasifik dan Jaringan Deloitte Global) sebagai Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit laporan keuangan Perusahaan untuk tahun buku 2024.
RUPST Adira Finance Selain Bagikan Dividen Juga Putuskan Struktur Dewan Komisaris dan Direksi
Keputusan RUPST juga menyetujui pengangkatan kembali seluruh Anggota Dewan Komisaris, seluruh anggota Direksi kecuali Jin Yoshida yang tidak diangkat kembali karena telah mendapatkan penugasan baru sebagai Direktur PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
RUPST juga menyetujui pengangkatan Sigit Hendra Gunawan, Sylvanus Gani Kukuh Mendrofa, dan Takanori Mizuno, masing- masing selaku Direktur Perusahaan, yang menjabat setelah lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan dari OJK.
“Kami menyambut baik Sigit Hendra Gunawan, Sylvanus Gani Kukuh Mendrofa, dan Takanori Mizuno selaku Direktur Perusahaan. Kami yakin dengan keahlian, pengalaman dan kapabilitas yang mereka miliki, akan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan dan industri pembiayaan,” demikian pernyataan resmi Adira Finance.
Dengan demikian susunan keanggotaan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan menjadi sebagai berikut:
Komisaris/Board of Commissioners
- Komisaris Utama/President Commissioner: Daisuke Ejima
- Komisaris Independen/Independent Commissioner: Krisna Wijaya
- Komisaris Independen/Independent Commissioner: Manggi Taruna Habir
- Komisaris/Commissioner: Eng Heng Nee Philip
- Komisaris/Commissioner: Congsin Congcar
- Komisaris/Commissioner: Hafid Hadeli
Direksi/Board of Directors
- Direktur Utama/President Director: I Dewa Made Susila
- Direktur/Director: Swandajani Gunadi
- Direktur/Director: Niko Kurniawan Bonggowarsito
- Direktur/Director: Harry Latif
- Direktur/Director: Denny Riza Farib
- Direktur/Director: Sigit Hendra Gunawan
- Direktur/Director: Sylvanus Gani Kukuh Mendrofa
- Direktur/Director: Takanori Mizuno
Terakhir, Perusahaan melaporkan penggunaan dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap I Tahun 2023 senilai Rp 1,7 triliun, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap I Tahun 2023 senilai Rp 300 miliar, Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023 senilai Rp 1,25 triliun, dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap II Tahun 2023 senilai Rp 300 miliar.
Setelah dikurangi dengan biaya penerbitan, seluruh dana hasil dari penerbitan Obligasi dan Sukuk Mudharabah digunakan untuk mendanai pembiayaan konsumen sesuai dengan kegiatan usaha perusahaan.






