Interaksi ini bukan cuma sekadar tontonan, tapi menjadi bukti nyata kalau seni bisa menyatukan siapa saja tanpa memandang profesi. Para penari Kecak pun terlihat senang bisa berbagi panggung dadakan dengan dua idola lintasan balap tersebut.
Ikut Bikin Ogoh-ogoh di Banjar Kaja Sesetan
Keseruan berlanjut di hari kedua saat Joan dan Luca mengunjungi Banjar Kaja Sesetan untuk melihat proses pembuatan patung raksasa alias Ogoh-ogoh. Didampingi pebalap AHRT seperti Herjun Atna hingga M Badly, mereka tampak terkesima dengan detail kerajinan patung kertas yang luar biasa besar tersebut.
Tak cuma menonton, Joan dan Luca juga sempat turun tangan membantu para seniman menyempurnakan bagian-bagian kecil dari Ogoh-ogoh yang akan dipamerkan saat Nyepi nanti. Mereka terlihat sangat fokus memperhatikan setiap detail konstruksi patung yang dibuat dengan penuh ketelitian oleh warga lokal.
Luca Marini yang identik dengan nomor motor 10 ini memuji tradisi Bali yang menurutnya sangat fantastis dan penuh dedikasi. Ia merasa sangat terhormat karena warga mau menjelaskan secara mendetail tentang makna di balik karya seni raksasa yang sedang dibuat.
Selain urusan seni, para pebalap AHRT juga menunjukkan sisi humanis dengan membagikan paket sembako untuk masyarakat di wilayah Kampung Jawa. Aksi sosial ini dilakukan untuk mendukung warga yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan di tengah kesibukan aktivitas di Bali.
Seru-seruan Bareng 100 Bikers Honda Community Bali
Puncak acara ditutup dengan momen nongkrong asyik bersama sekitar 100 bikers yang tergabung dalam Honda Community Bali. Mulai dari komunitas Honda Stylo Club Indonesia hingga Honda Big Bike Indonesia, semuanya berkumpul menjadi satu dalam suasana penuh keakraban.
Ada berbagai permainan seru yang dimainkan bersama, membuat batasan antara “pebalap dunia” dan “pecinta motor” seketika hilang. Luca Marini pun tak henti-hentinya berterima kasih atas jamuan luar biasa dari para bikers yang sangat antusias menyambut kehadiran mereka.
Kegiatan ini membuktikan bahwa persaudaraan sesama pengguna Honda tetap solid, baik saat sedang adu kencang di lintasan balap maupun saat berkendara di jalan raya. Kebersamaan di Bali ini sukses memberikan kesan mendalam bagi Joan dan Luca sebelum mereka kembali fokus ke persaingan ketat di GP Brasil.
Dengan semangat “Satu Hati”, kunjungan ini bukan hanya sekadar promosi, melainkan bentuk nyata pelestarian budaya dan penguatan komunitas. Semoga energi positif dari Bali ini bisa membawa hasil manis bagi tim Honda HRC Castrol di balapan selanjutnya!



