Padahal, dalam hitungan detik saja, pelanggaran ini bisa memicu kecelakaan serius.
Tak sedikit kasus tabrakan terjadi karena pengendara datang dari arah yang tidak semestinya dan sulit diantisipasi oleh pengguna jalan lain.
Bahaya Melawan Arah Saat Berkendara yang Perlu Diwaspadai
Pemahaman tentang bahaya melawan arah saat berkendara perlu terus disuarakan sebagai bagian dari edukasi keselamatan #Cari_aman.
Berikut lima dampak nyata yang kerap terjadi akibat kebiasaan tersebut:
- Risiko tabrakan frontal sangat tinggi, karena kendaraan datang dari arah yang tidak semestinya.
- Cedera berat hingga fatal, terutama bagi pengendara motor yang minim perlindungan.
- Memicu kecelakaan beruntun, akibat pengereman mendadak atau manuver spontan pengguna jalan lain.
- Kerugian materi, mulai dari biaya perbaikan kendaraan, pengobatan, hingga hilangnya produktivitas.
- Dampak psikologis dan sosial, baik bagi korban, keluarga, maupun saksi di sekitar lokasi kejadian.
Tak hanya berbahaya, tindakan melawan arah juga memiliki konsekuensi hukum serius.
Dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelanggaran ini dapat dikenakan denda maksimal Rp500.000 atau pidana kurungan dua bulan (Pasal 287 Ayat 1).






