Sebagaimana dilansir dari situs Wahana Honda, minyak rem memiliki titik didih tertentu, yang sangat krusial saat proses pengereman.
Namun, seiring waktu, minyak rem bisa menyerap uap air dari udara karena sifatnya yang higroskopis. Campuran air ini menyebabkan titik didih minyak rem menurun, berujung pada penurunan kinerja pengereman, bahkan potensi gagal fungsi pada sistem rem.
Kenapa Harus Rutin Kuras Minyak Rem Motor?
Berikut beberapa alasan utama mengapa pengurasan minyak rem wajib dilakukan secara rutin:
1. Mencegah Penurunan Performa Rem
Air yang terserap akan menurunkan titik didih minyak rem, memicu munculnya “vapor lock” yang bisa membuat rem gagal bekerja dengan optimal, terutama saat pengereman berat.
2. Hindari Overheat dan Kegagalan Total Rem
Minyak rem tua atau terkontaminasi berisiko membuat sistem rem terlalu panas dan gagal berfungsi—hal fatal yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
3. Mencegah Karat dan Kerusakan Komponen
Kandungan air dalam minyak rem bisa memicu karat pada master rem, silinder, serta kerusakan pada seal karet, yang akhirnya menyebabkan kebocoran.
4. Menjaga Keseimbangan Tekanan Rem
Minyak rem yang bersih menjaga keseimbangan tekanan pada rem, termasuk di sistem ABS modern agar distribusi pengereman tetap akurat.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Menguras Minyak Rem?
Disarankan untuk menguras minyak rem setiap 20.000 kilometer atau setiap dua tahun, tergantung kondisi penggunaan dan rekomendasi pabrikan.
Jika warna minyak rem berubah menjadi keruh atau cokelat tua, itu juga pertanda kuat untuk segera melakukan pengurasan.






