Keempat pembalap belia berusia 14-16 tahun ini menunggangi NSF250R dan mampu menunjukkan hasil yang kompetitif.
Pembalap kelahiran Lambarese, Sulawesi Selatan, Badly mencatatkan waktu tercepat 1:46.792 dan menempatkannya di posisi keenam. Sementara pembalap lainnya yang merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) 2024, Davino mampu bertengger di posisi kedelapan dengan catatan waktu tercepat 1:47.058. Sedangkan Nelson dan Alvaro mengisi posisi ke-12 (1:47.373) dan posisi ke-19 (1:48.948).
Harapan dan Optimisme Pembalap Muda Indonesia
“Alhamdulillah saya bisa beradaptasi di tiap sesi tes dan bersaing kompetitif pada simulasi balap yang saya lakukan. Saya juga sudah mengevaluasi titik-titik yang perlu saya kembangkan lagi agar bisa tampil maksimal nanti di putaran pertama. Semoga hasil balap nanti bisa sesuai harapan, mohon doa dan dukungannya,” ujar Badly.
Sementara itu, Davino yang telah memiliki pengalaman sebagai wildcard di IATC putaran Mandalika musim lalu, merasa optimis dalam bersaing di putaran pertama di Buriram.
“Saya sangat antusias menghadapi seri pertama di Thailand ini. Saya pernah bersaing di IATC sebagai wildcard pada putaran Mandalika musim lalu. Saya pun mendapatkan hasil yang cukup baik pada sesi pre-test. Saya optimis bisa bersaing dan meraih hasil maksimal,” ujar Davino.






