Tak hanya soal medis teknis, mereka juga diajarkan cara komunikasi yang efektif agar edukasi kesehatan lebih mudah diterima warga. Semua materi diberikan melalui kombinasi pembekalan teori, simulasi yang seru, hingga praktik langsung di lapangan.
Kanah, salah satu kader senior, mengaku sangat terbantu karena kini mereka memiliki standar petunjuk pelaksanaan kegiatan yang lebih jelas. Hal ini membuat para kader lebih percaya diri dan optimal saat harus memberikan edukasi kesehatan kepada para tetangga di desa.
Kompetensi yang meningkat ini diharapkan mampu mendukung penguatan pelayanan kesehatan primer yang inklusif bagi semua kalangan. Dengan kader yang makin jago, warga pun jadi merasa lebih aman dan nyaman saat memeriksakan kesehatan mereka.
Fasilitas Baru dan Transformasi Layanan Primer
Dukungan AHM tidak berhenti pada pelatihan saja, karena mereka juga memberikan bantuan sarana dan prasarana operasional yang cukup lengkap. Kini, PUSTU Sukamukti sudah punya tempat tidur pasien baru, kursi tunggu yang nyaman, hingga perangkat pendukung seperti laptop dan meja kerja.
Bahkan, kenyamanan warga semakin terjamin dengan adanya instalasi air bersih dan pendingin ruangan yang baru dipasang. Fasilitas ini sangat penting mengingat PUSTU ini juga menjadi rujukan bagi warga dari Desa Sukabungah dan Desa Medalkrisna.
Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) di sini memungkinkan informasi kesehatan pasien tercatat dengan rapi berdasarkan siklus hidup mereka. Jadi, setiap warga mulai dari bayi sampai lansia mendapatkan penanganan yang lebih terintegrasi dan terpantau dengan baik.






