Escape Heritage Vol. 1 menuju Sejarah Olahan Karet

Peserta fun rally diberikan hal-hal khusus untuk mereka ikuti. Adapun untuk seluruh peserta, panitia menghimbau mereka sudah memiliki holder pada motornya masing-masing, tools untuk kebutuhan motornya masing-masing, membawa obat pribadi serta menghormati pengguna jalan lain.
Salah satu penyelenggara KTI Escape Heritage Vol. 1, Pitra Ariadna menyampaikan destinasi kegiatan ini ada dua yakni Desa Adat Gelar Alam dan Pabrik Gutta Percha Tjipetir.
Khusus untuk Pabrik Gutta Percha Tjipetir ini memiliki sejarah tersendiri dan karetnya sendiri memiliki kualitas sangat baik. Bagaimana tidak, pada zaman dahulu warga pribumi mempertahankannya mati-matian hingga harus rela membakar pabrik agar tidak kembali diambil Belanda saat agresi militer.
Gutta Percha merupakan getah tahan air garam dan dulu diproduksi untuk menjadi kabel jaringan komunikasi bawah laut. Kurang lebih berproduksi pada kurun waktu 1885-1921.
Lokasi pabriknya sendiri sekarang sudah berstatus sebagai cagar budaya Kabupaten Sukabumi. Kendati demikian aktivitas di dalamnya masih digunakan untuk produksi karet. Tapi bukan untuk kabel lagi melainkan sebagai kebutuhan medis seperti tambal gigi.
Saat dikunjungi oleh peserta KTI Escape Heritage Vol. 1, salah satu perwakilan PTPN 1 yakni Bapak Budi menyampaikan pabrik gutta percha ini semakin terkenal sebagai cagar budaya nasional.






