Pencapaian apik ini tentu saja menjadi suntikan motivasi yang sangat besar bagi sang pembalap untuk menatap seri-seri berikutnya. Berhasil membawa pulang poin penting dari Inggris membuat rasa percaya dirinya kian berlipat ganda menjelang akhir musim.
”Masuk 10 besar di Donington Park memberikan poin lagi bagi saya. Ini hasil yang menggembirakan dan menambah motivasi buat menghadapi sisa 4 seri. Saya akan terus berupaya meraih hasil optimal agar membantu pencapaian di akhir musim. Semoga target dapat terpenuhi dan skill saya terasah semakin tajam,” ungkap Aldi Satya Mahendra.
Menatap Empat Seri Penutup yang Menentukan
Saat ini, posisi sang pembalap di tabel klasemen sementara berada di peringkat ke-11 dengan total raihan sementara sebanyak 111 poin. Angka ini masih sangat mungkin bertambah mengingat performanya yang terus menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan di setiap balapan.
Tantangan berikutnya sudah menanti di depan mata karena kompetisi akan segera berlanjut ke empat sirkuit legendaris di daratan Eropa. Seri penutup musim ini akan digelar berturut-turut di Magny-Cours (Prancis), Cremona (Italia), Estoril (Portugal), dan Jerez (Spanyol).
Kabar baiknya, karakter keempat sirkuit Eropa tersebut sudah sangat familiar dan dipahami dengan baik oleh pembalap muda berbakat ini. Modal pengalaman impresif di sirkuit-sirkuit tersebut diyakini akan mempermulus jalannya untuk meraup poin yang jauh lebih melimpah.
Dukungan penuh pun terus mengalir dari jajaran manajemen tim yang optimistis sang pembalap mampu menutup musim ini dengan rapor yang membanggakan. Semua pihak berharap konsistensi performa di sirkuit Donington Park kemarin bisa terus dipertahankan hingga seri terakhir nanti.
”Perjalanan Aldi Satya Mahendra di World Supersport 2026 masih belum selesai. Empat seri terakhir akan menjadi fase yang sangat menentukan. Dia telah menunjukkan perkembangan yang konsisten sepanjang musim. Aldi Satya Mahendra akan terus bertarung di setiap putaran, memaksimalkan setiap balapan, dan membawa pulang hasil membanggakan hingga garis finish musim 2026,” tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).



