Tujuannya adalah memastikan seluruh pelaku UMKM—tanpa memandang gender, latar belakang sosial, atau etnis—mendapatkan peluang yang sama untuk berkembang.
Hal ini sekaligus mendukung SDGs nomor 5 mengenai kesetaraan gender dan SDGs nomor 10 tentang pengurangan kesenjangan.
Dua Alumni Berbagi Inspirasi
Peluncuran program semakin hangat dengan hadirnya dua narasumber inspiratif:
- Riswah Yuni, owner Salakilo sekaligus Juara 1 Sahabat FINATRA 2024
- Yudiana Lyn, owner HomLiv dan Juara 1 UMKM Marketplace
Keduanya berbagi pengalaman unik dalam membangun bisnis dan bagaimana program Sahabat FINATRA memberi dampak besar pada usaha mereka.
Yudiana menegaskan pentingnya persiapan matang dalam memulai bisnis. “Program Sahabat FINATRA ini sangat berguna untuk pelaku UMKM pemula agar mendapat bekal dari para pakarnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa personal branding dan product branding harus berjalan bersamaan untuk membangun usaha yang kuat.
Sementara Riswah Yuni bercerita bagaimana ia mengubah stigma salak Banjarmasin yang dikenal sepet menjadi camilan enak melalui brand Salakilo.
“Saya sangat bersyukur dengan program Sahabat Finatra. Bukan hanya bantuan dana, tapi juga pelatihan dan ilmu yang luar biasa sehingga bisnis saya bisa tumbuh pesat,” tuturnya.
Memasuki tahun ketiga, FIFGROUP optimis bahwa Sahabat FINATRA akan semakin memberikan dampak besar bagi pelaku UMKM di Indonesia.
“Kami optimis program ini akan membantu UMKM berkembang lebih lanjut dan meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian nasional,” tutur Cicilia menutup acara.






