Fasilitas pendukung seperti sarana tools hingga unit sepeda motor untuk praktik siswa juga harus selalu dalam kondisi layak serta digunakan secara maksimal.
Dari sisi para siswa, kompetensi dan prestasi nyata yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja menjadi poin penilaian yang sangat krusial.
Pengakuan Atas Komitmen Berkelanjutan
Apresiasi tinggi diberikan oleh manajemen WMS kepada pihak sekolah yang berhasil membuktikan konsistensinya dalam mengelola program pembinaan ini.
“Grade A+ bukan diberikan karena satu indikator penilaian. Seluruh aspek pembinaan harus berjalan konsisten, terukur, dan memiliki hasil yang baik. Mulai dari kurikulum, kompetensi guru, sarana praktik, pembelajaran berbasis industri hingga kompetensi siswa. Pencapaian SMK Katolik Sint Joseph menunjukkan komitmen sekolah dalam menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi agar relevan dengan industri,” ucap Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa keterlibatan aktif dalam seluruh agenda Main Dealer maupun Astra Honda Motor (AHM) membuahkan hasil manis.
Hubungan harmonis yang terjalin erat dengan jaringan AHASS juga semakin membuka peluang besar bagi penyerapan para lulusan sekolah vokasi tersebut.
Dukungan Alat Praktik dan Sinergi Bagi Negeri
Sebagai bentuk apresiasi nyata, WMS bersama AHM turut mendonasikan satu unit sepeda motor Honda sebagai sarana praktik siswa di SMK Katolik Sint Joseph.
Kehadiran unit motor baru ini diharapkan mampu memberikan pengalaman mekanik yang lebih nyata dan aplikatif bagi para siswa di bengkel sekolah.
Langkah ini sejalan dengan komitmen WMS yang memegang teguh semangat Sinergi Bagi Negeri dalam memajukan kualitas SDM generasi muda Indonesia.
“Kami ingin hubungan antara sekolah dan industri tidak berhenti pada program pembinaan, tetapi berkembang menjadi sinergi yang memberikan manfaat. Ketika pendidikan vokasi mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang dibutuhkan DUDI, maka kontribusinya akan semakin besar bagi dunia kerja dan pembangunan SDM. Kami berharap 56 SMK Binaan dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi generasi muda,” tambah Benedictus.



