Dengan hasil ini, Ducati berpeluang besar meraih double winner, yakni gelar pebalap dan konstruktor, untuk empat musim beruntun. Jika Marc Marquez mampu mempertahankan keunggulannya hingga akhir musim, sejarah baru Ducati akan kembali tercipta.
Meski begitu, Ducati masih punya pekerjaan rumah untuk mengejar koleksi gelar konstruktor pabrikan lain. Saat ini, Ducati baru mengoleksi tujuh gelar, sejajar dengan Suzuki, namun masih tertinggal dari Yamaha (14), MV Agusta (16), dan Honda (25).
Keberhasilan Ducati sebagai Juara Dunia Konstruktor di MotoGP 2025 ,semakin menegaskan bahwa motor mereka kini menjadi standar baru dalam persaingan kelas premier, dengan kombinasi performa mesin tangguh dan kehebatan Marc Marquez di atas lintasan.






