“Musim ini menjadi tahun kelima saya bersaing di ajang Grand Prix. Saya akan terus berusaha meraih hasil terbaik dan tidak menyia-nyiakan kesempatan,” kata Mario.
Pebalap asal Magetan, Jawa Timur tersebut telah dibina AHM sejak usia 12 tahun. Karier internasionalnya dimulai dari Thailand Talent Cup, Asia Talent Cup, ARRC, hingga FIM JuniorGP. Musim lalu, pencapaian terbaik Mario terjadi di seri Amerika Serikat dengan finis di posisi kesembilan.
Pembinaan Berjenjang AHRS, Fondasi Pebalap Dunia
Mario dan Veda sama-sama mengawali karier dari AHRS, sekolah balap yang berdiri sejak 2010 dan telah meluluskan lebih dari 150 pebalap muda Indonesia.
Pembinaan AHRS tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan balap di lintasan, tetapi juga membekali siswa dengan manajemen balap, komunikasi tim, dan kemampuan menghadapi publik.
Dalam kesehariannya, para siswa AHRS berlatih menggunakan motor ber-DNA balap seperti NSF100 dan NSF250R, serta CRF150R untuk mengasah kontrol kecepatan. Proses pembinaan juga didukung oleh instruktur balap nasional berpengalaman.
Tahun ini, pendaftaran AHRS dibuka mulai 9 Januari hingga 5 Februari 2026 untuk pebalap usia 11–14 tahun. Formulir pendaftaran dapat diunduh melalui akun media sosial resmi Astra Honda Racing Team.



