Tak hanya itu, jajaran juara ITGP dan SMK Contest 2025 juga ikut meramaikan acara, mulai dari Awan Kurniawan, Hendaru Bara Narendra, Mega Utara, Hilmi Ashil Cananta, hingga Fauzan Jaelani. Kehadiran mereka menegaskan kuatnya ekosistem pembinaan Yamaha, baik di jalur balap maupun pendidikan vokasi.
“Begitu meriah acara Meet & Greet dengan siswa siswi di sekolah ini. Saya sangat senang bisa melakukan aktivitas ini. Mereka terlihat bersemangat dan itu memberi saya spirit besar,” ujar Toprak Razgatlıoğlu.
Pembalap berusia 29 tahun itu mengaku cukup terkejut dengan sambutan luar biasa dari para pelajar SMK Negeri 39 Jakarta. Dukungan tersebut menjadi modal moral jelang debutnya di MotoGP 2026, yang dipastikan akan menyedot perhatian penggemar balap motor dunia.
Meet & Greet Toprak Razgatlıoğlu Jadi Inspirasi Generasi Muda
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menegaskan bahwa kunjungan ini punya makna lebih dari sekadar agenda promosi.
“Kehadiran Toprak Razgatlıoğlu di SMK Negeri 39 Jakarta yang merupakan SMK binaan Yamaha diharapkan bisa menginspirasi siswa siswi untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita,” jelasnya.
Program kunjungan rider Yamaha MotoGP ke sekolah memang menjadi salah satu cara Yamaha mendekatkan dunia balap dengan generasi muda.
Sebelumnya, pada Oktober 2025, Fabio Quartararo dan Alex Rins juga sempat menyambangi SMA Negeri 2 Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Lewat aktivitas seperti ini, Yamaha ingin menghadirkan pengalaman berharga yang membekas di benak para pelajar.
Bukan hanya soal bertemu idola, tapi juga menanamkan motivasi bahwa mimpi besar bisa diraih dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah.










