Pembalap lain, Hilman Maksum, juga punya agenda sendiri dengan fokus penuh pada persiapan Kejurnas Motocross yang dimulai April mendatang. Strategi bagi tugas ini diharapkan bisa menjaga performa tim tetap stabil, baik di level nasional maupun kancah Asia.
Strategi Matang Ducati MX Team Indonesia Bersama Mohammad Zidane di Musim 2026
Manajemen tim ingin memastikan bahwa absennya Diva tidak memutus momentum positif yang sudah dibangun sejak awal tahun. Kehadiran Zidane di lintasan FMSCT Thailand Motocross diharapkan bisa memberikan perlawanan sengit bagi para pembalap internasional lainnya.
Jimmy Budhijanto, selaku Team Principal, menegaskan bahwa keputusan ini adalah bentuk komitmen serius tim untuk membawa nama Indonesia ke panggung dunia. Beliau percaya bahwa proses pengembangan pembalap muda seperti Zidane adalah investasi jangka panjang untuk mencetak juara sejati.
Sambil Zidane beraksi di luar negeri, proses pemulihan Diva Ismayana juga dikabarkan menunjukkan progres yang sangat positif setiap harinya. Saat ini, Diva mulai melatih mobilitas bahu dan penguatan otot agar segera bisa kembali menunggangi Ducati Desmo450 MX kesayangannya.
Nantinya, formasi baru ini akan langsung diuji pada putaran ke-4 dan ke-5 FMSCT Thailand Motocross yang digelar di Mar Khanom Motocross pada 21-22 Maret 2026. Seluruh tim optimis bisa menjaga konsistensi hasil dan terus memberikan performa terbaik di setiap seri yang tersisa.
Mohammad Zidane, Tenaga Baru yang Ambisius untuk Ducati MX Team Indonesia
Zidane sendiri bukanlah nama baru di dunia garuk tanah karena ia sudah mulai memacu motor sejak usia 7 tahun pada musim 2014. Pembalap kelahiran 6 Mei 2006 ini dikenal memiliki fisik yang sangat stabil berkat latihan rutin menggunakan sepeda road bike untuk menjaga nafas.






