Manajer tim, Johny Pranata, mengaku sudah memantau bakat Zidane sejak PON Medan 2024 lalu dan sangat menyukai kedisiplinan serta hasrat menangnya. Dengan segudang prestasi nasional mulai dari kelas 50cc hingga MX2, Zidane siap membuktikan kualitasnya di level yang lebih tinggi.
Bergabung dengan tim besar tentu menjadi tanggung jawab yang besar pula bagi pembalap muda asal Jawa Timur ini. Zidane mengaku siap beradaptasi cepat dengan mekanik dan seluruh kru untuk membangun chemistry yang kuat demi meraih hasil maksimal di atas podium.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk resmi bergabung dengan Ducati MX Team Indonesia. Kepercayaan yang diberikan kepada saya adalah tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan penuh profesionalisme dan dedikasi. Saya siap beradaptasi, bekerja sama dengan seluruh tim, serta memberikan performa terbaik di setiap kesempatan.” ungkap Zidane
Ambisi dan Target di Ajang FMSCT Thailand
Menghadapi balapan di Thailand nanti, Zidane tidak main-main dengan persiapannya karena ia mematok target tinggi sejak sesi latihan dimulai. Fokus utamanya adalah meminimalisir kesalahan teknis di lintasan yang terkenal menantang dan menguras fisik bagi para pembalap.
Secara pribadi, ia mengincar posisi podium untuk memberikan kado manis bagi tim dan para sponsor yang telah memberikan dukungan penuh. Namun, ia juga sadar bahwa setiap seri adalah proses pembelajaran untuk terus meningkatkan teknik, fisik, serta mental bertandingnya.
Dukungan keluarga besar juga menjadi bahan bakar utama bagi Zidane untuk terus gaspol dan tidak gentar menghadapi lawan-lawan tangguh di luar negeri. Semangat juang inilah yang membuat manajemen tim yakin bahwa Zidane adalah sosok yang tepat untuk mengisi kekosongan posisi sementara ini.






