Namun nahas, saat sedang mengejar posisi tiga besar, Veda mengalami highside di tikungan 11 dan 12, yang menyebabkan kecelakaan dengan dua pebalap lain. Ia langsung dibawa ke Medical Centre dan didiagnosa mengalami retak kecil di tulang pangkal fibula serta pergelangan kaki kanan.
“Saya sadar harus bisa lebih mengontrol balapan. Cedera ini tidak ringan, tapi saya baik-baik saja. Kami akan bertemu dokter di Barcelona untuk melihat penanganan lebih lanjut,” ujar Veda.
Dukungan Penuh dari AHM
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian Ramadhipa dan perjuangan Veda. Ia menegaskan bahwa AHM akan terus mendukung pebalap binaan mereka dalam menembus ajang internasional.
“Kami bangga dengan perjuangan Ramadhipa dan Veda di FIM JuniorGP Portugal 2025. Ini adalah hasil nyata dari pembinaan berjenjang kami. Performa mereka membuktikan bahwa pebalap Indonesia mampu bersaing di level dunia,” tegas Andy.
Putaran berikutnya FIM JuniorGP akan berlangsung di Circuito de Jerez – Angel Nieto pada 29 Juni hingga 1 Juli 2025. Diharapkan, Ramadhipa dan Veda bisa kembali tampil maksimal dan membawa harum nama bangsa.






