Rider usia 15 tahun ini, sebelumnya mencatatkan prestasi gemilang di ATC 2024 dengan dua kemenangan podium tertinggi dan finis di lima besar klasemen akhir.
Selain itu, Ramadhipa juga menunjukkan performa luar biasa di Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024 kelas Asia Production (AP) 250 dengan mengamankan posisi ketiga klasemen akhir. Dengan pengalaman ini, ia siap bersaing di level balap yang lebih tinggi.
“Kesempatan ini adalah mimpi saya. Saya sangat berterima kasih kepada Astra Honda atas dukungannya dan akan berusaha maksimal untuk memberikan hasil terbaik di ETC 2025,” ujar Ramadhipa.
Musim Balap 2025 Pembalap Astra Honda di Asia
Selain mendukung pembalap di Eropa, AHM tetap memprioritaskan pengembangan talenta balap di Asia melalui Idemitsu Asia Talent Cup (IATC).
Pada musim 2025, empat pembalap muda Indonesia akan bertanding di ajang ini, yaitu Alvaro Hetta Mahendra, Davino Britani, M. Badly Ayatullah, dan Nelson Cairoli.
IATC menjadi platform penting bagi pembalap muda untuk mengasah kemampuan mereka di level internasional sebelum melangkah lebih jauh ke ajang balap dunia.
Dukungan Astra Honda Motor
Menurut Octavianus Dwi, Marketing Director AHM, program pembinaan balap ini bertujuan mengembangkan kompetensi, karakter, dan mental balap pembalap muda Indonesia agar mampu bersaing di tingkat dunia.
“Dengan semangat Satu Hati, kami berharap pembalap binaan Astra Honda dapat mengharumkan nama bangsa di panggung balap internasional. Kami mohon dukungan seluruh masyarakat Indonesia untuk kesuksesan mereka,” ungkap Octa.
Dengan talenta muda seperti Veda Ega Pratama dan M. Kiandra Ramadhipa, musim balap 2025 akan menjadi bukti keseriusan AHM dalam membina pembalap berbakat Tanah Air.
Keikutsertaan mereka di ajang seperti FIM JuniorGP dan ETC, mencerminkan optimisme akan masa depan dunia balap Indonesia di level global. Mari dukung perjuangan mereka untuk membawa nama Indonesia bersinar di lintasan balap dunia.






