Dinamo yang dihasilkan mengusung teknologi hub drive, yaitu sistem motor listrik yang dirancang terintegrasi langsung pada bagian roda kendaraan.
Teknologi hub drive ini memiliki konstruksi yang jauh lebih sederhana sehingga mampu memberikan efisiensi daya yang lebih baik jika dibandingkan dengan sistem mid drive.
Skema penggerak roda ini juga memungkinkan penyaluran tenaga dari motor listrik dapat terlempar secara langsung dan responsif menuju roda.
Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, Andrew Mulyadi, menegaskan bahwa keberadaan fasilitas baru ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kualitas produk.
“Pabrik dinamo ini merupakan salah satu langkah penting bagi United E-Motor dalam memperkuat kemampuan manufaktur secara mandiri. Dengan kemampuan produksi sendiri, kami dapat memiliki kontrol yang lebih baik terhadap kualitas, proses produksi, serta pengembangan teknologi sesuai kebutuhan kendaraan listrik kami,” ujar Andrew.
Menurut Andrew, kelebihan dari produksi dinamo secara mandiri terletak pada kontrol kualitas yang ketat, efisiensi proses, serta fleksibilitas tinggi dalam merancang produk baru.
Fleksibilitas tersebut mempermudah tim internal dalam menyelaraskan spesifikasi dinamo agar pas dengan karakter tiap unit kendaraan listrik yang diproduksi.
“Dinamo yang kami produksi menggunakan sistem hub drive dan salah satunya diperuntukkan bagi United E-Motor MX1200. Kami melihat teknologi ini memiliki keunggulan dari sisi efisiensi dan kesederhanaan konstruksi dibandingkan sistem mid drive. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kemampuan manufaktur dan teknologi agar dapat mendukung semakin banyak kebutuhan kendaraan listrik United E-Motor,” tambah Andrew.
Hadirnya fasilitas ini menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang UNTD untuk meningkatkan local manufacturing capability serta penggunaan komponen buatan dalam negeri.
Dengan pengujian yang dilakukan secara internal, perusahaan memiliki ruang inovasi yang lebih luas untuk menciptakan komponen yang sesuai dengan karakter pasar Indonesia.
Beroperasinya fasilitas ini semakin mempertegas komitmen UNTD dalam mendukung penguatan industri serta ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.



