Targetnya pun tidak main-main karena Rheza mengincar podium tertinggi bermodalkan performa motor CBR250RR miliknya yang sedang dalam kondisi prima. Karakter sirkuit Motegi yang penuh tantangan justru dinilai sangat cocok dengan gaya balapnya yang agresif namun tetap taktis.
“Saya tidak sabar menghadapi round 3 di Motegi. Sebagai salah satu sirkuit favorit saya, kemenangan tentu menjadi target. Saya dan tim akan tampil maksimal untuk memberikan yang terbaik. Terus dukung kami,” ujar Rheza.
Di sisi lain garasi, posisi Muhammad Badly Ayatullah yang masih dibekap cedera terpaksa harus digantikan kembali oleh pebalap pengganti Irfan Ardiansyah. Irfan yang terus menunjukkan perkembangan positif sejak seri Buriram lalu bertekad untuk tampil jauh lebih kencang di akhir pekan nanti.
Kesempatan emas ini tentu tidak akan disia-siakan oleh Irfan demi membuktikan kualitas dirinya di level kompetisi balap motor tertinggi Asia. Dirinya juga sangat berharap dukungan penuh dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar balapan berjalan mulus tanpa kendala.
“Pada round 3 Jepang kali ini saya akan tampil lebih baik. Semoga semua berjalan lancar sehingga selama balapan akhir pekan ini saya bisa mendapatkan hasil yang positif. Doakan saya,” ungkap Irfan.
Ketangguhan Skuad SS600 dan ASB1000 Siap Taklukkan Jepang
Beralih ke kelas Supersport 600, pebalap muda Herjun Atna Firdaus juga sudah pasang kuda-kuda untuk tampil kompetitif sendirian tanpa rekan setimnya. Herjun dipastikan berjuang solo di seri ini karena Fadillah Arbi Aditama terpaksa absen akibat harus menjalani perawatan medis.
Meskipun harus berjuang sendirian di kelas ini, pebalap asal Pati ini tetap optimis bisa memperbaiki posisinya di klasemen sementara saat ini. Konsistensi yang dia tunjukkan sejak awal musim bakal jadi modal penting untuk menjinakkan tikungan-tikungan tajam di sirkuit Motegi.
“Pada seri ini saya berusaha lebih baik dari seri sebelumnya. Saya akan fokus untuk mendapatkan kecepatan dengan hasil yang positif,” kata Herjun.
Sementara itu kejutan datang dari kelas para raja yaitu Asia Superbike 1000 lewat penampilan pebalap tangguh M. Adenanta Putra. Rider asal Magetan ini dinyatakan pulih total dan siap kembali memacu motor CBR1000RR-R setelah sukses menjalani operasi cedera arm pump.
Meski masih dalam fase adaptasi pasca operasi, semangat juang Adenanta sama sekali tidak mengendur untuk bersaing di barisan depan balapan nanti. Kehadirannya kembali di lintasan balap tentu menjadi angin segar sekaligus suntikan motivasi yang luar biasa bagi internal tim.
“Saya telah selesai menjalani operasi arm pump. Meski perlu adaptasi, saya berharap dapat tampil optimal di seri ini dan memberikan hasil maksimal bersama tim,” ujar Adenanta.










