“Saya sempat memimpin balapan, tapi dua pebalap tuan rumah tampil kuat. Saya puas bisa mempertahankan podium dan poin penting,” ungkap Adenanta.
Tak mau kalah, Andi Gilang yang turun di kelas bergengsi ASB1000 juga tampil impresif. Setelah gagal finis di race pertama karena terjatuh, pebalap asal Bulukumba ini bangkit di race kedua. Lewat strategi cerdas dan timing sempurna di lap terakhir, ia sukses mengamankan podium ketiga.
“Persaingan ketat banget! Tapi saya bisa manfaatkan momentum di lap terakhir untuk naik podium,” kata Andi Gilang.
CBR Series dan Kerja Tim Jadi Kunci Sukses Para Pebalap
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama tim yang solid dan performa CBR series yang telah terbukti tangguh dan kompetitif di lintasan internasional.
“Semangat juang tinggi dan konsistensi para pebalap menjadi kunci. Dukungan dari seluruh pihak juga berperan besar dalam menjaga performa AHRT di level Asia,” ujarnya.
Kini, para pebalap Astra Honda tengah bersiap menghadapi putaran final ARRC 2025 yang akan digelar di Chang International Circuit, Thailand, pada 5–7 Desember mendatang. Dengan posisi klasemen yang menjanjikan di tiga kelas berbeda, peluang Indonesia lewat AHRT untuk membawa pulang gelar juara Asia terbuka lebar.










