Sementara itu, Davino finis di posisi ke-12, Alvaro di posisi ke-13, dan Nelson berhasil bangkit dengan menutup balapan di posisi ke-14.
IATC 2025 Jadi Ajang Pembuktian Pebalap Astra Honda
Secara keseluruhan, musim IATC 2025 jadi ajang pembuktian bagi para pebalap muda Astra Honda. Tim ini berhasil mengoleksi tiga podium lewat performa M. Badly Ayatullah, yang sayangnya harus absen di dua putaran terakhir karena cedera. Meski begitu, Badly tetap mengamankan posisi di 10 besar klasemen akhir, bersama Davino.
“Perjalanan musim ini memberi banyak pelajaran penting bagi para pebalap muda kami — soal konsistensi, strategi, dan mental bertarung di level Asia. Semoga pengalaman ini jadi batu loncatan untuk menapaki jenjang yang lebih tinggi,” ujar Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis AHM.
Dengan berakhirnya putaran Sepang, AHM menutup musim IATC 2025 dengan rasa bangga. Para pebalap muda binaannya menunjukkan semangat juang tinggi yang siap diasah lebih tajam di musim-musim mendatang. Komitmen Astra Honda untuk terus melahirkan talenta balap masa depan Indonesia pun makin terbukti — satu langkah lebih dekat menuju panggung balap dunia.






