Begitu balapan dimulai, Abim langsung melesat mulus dan sukses memimpin jalannya balapan sejak awal lap. Persaingan berebut podium makin sengit mendekati tiga lap terakhir karena posisi terdepan terus berubah-ubah.
Melalui perjuangan yang habis-habisan, Abim akhirnya berhasil menyentuh garis finis di posisi kedua. Keberhasilan ini tentu jadi modal poin yang sangat berharga buat modal balapan dia ke depannya.
“Race kedua ini berjalan sesuai rencana. Saya start dengan bagus dan bisa langsung memimpin race. Sayang di pertengahan race beberapa kali saya melakukan kesalahan hingga kehilangan posisi depan. Saya tetap mencoba tenang dan tetap fokus, alhamdulillah bisa finish ke 2. Ini merupakan poin yang penting, terimakasih atas dukungannya,” ujar Abim dengan nada bersyukur.
Nasib kurang beruntung justru menimpa Resky yang sebenarnya tampil sangat kompetitif sejak awal balapan bersama motor NSF250R miliknya. Sayang seribu sayang, pada lap kedua ia tersenggol pebalap lain hingga terjatuh di lintasan.
Akibat insiden tersebut, pebalap asal Semarang ini terpaksa menyudahi balapan lebih awal. Resky pun langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis setempat.
Melihat performa luar biasa ini, Andy Wijaya selaku General Manager Marketing Planning and Analysis AHM memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, kegigihan luar biasa yang ditunjukkan kedua pebalap tersebut membuktikan mentalitas mereka yang makin matang di level internasional.
“Mentalitas serta semangat untuk kompetitif di lintasan balap merupakan modal positif bagi pebalap muda dalam bersaing membawa nama bangsa. Kami pun siap mendampingi mereka untuk terus berkembang meraih mimpi tertingginya di arena balap,” ungkap Andy optimis.
Perjuangan duo pebalap bertalenta ini dipastikan belum selesai sampai di sini saja, sob. Resky dan Abim dijadwalkan bakal kembali mengaspal dan bertarung di ajang IHTTC 2026 pada awal Agustus mendatang.



