”Pada 2019 saya pernah mendapat kesempatan mencoba trek di Sugo. Tentu ini menjadi modal, setidaknya saya sudah punya gambaran tentang sirkuit. Soal target, secepatnya mendapatkan feeling yang bagus dengan Honda CBR600R untuk kembali kompetitif seperti di Thailand dan Malaysia,” kata Gilang.
Menemani Gilang di kelas SS600, Irfan Ardiansyah fokus beradaptasi dengan sirkuit baru. Rasa optimistis mendapatkan hasil positif didapatkan dari progress balapan sebelumnya dan persiapan intensif di Mandalika International Circuit bersama tim, belum lama ini. Saat ini, Andi bertengger di posisi ketiga klasemen dengan raihan 60 poin. Sedangkan Irfan bertahan di pos ke-6 dengan 42 poin.
AP250
Sementara itu, tiga pebalap di kelas AP250 juga mengalami situasi yang sama, harus beradaptasi dengan sirkuit Sugo di kota Murata, Distrik Shibata, Prefektur Miyagi, Jepang. Rheza Danica Ahrens yang saat ini bertengger di peringkat kedua klasemen pebalap, punya target simpel, bersaing di barisan depan.
”Bagi saya, yang terpenting pada balapan di Sugo ini adalah bisa kembali bersaing di barisan depan demi menjaga peluang juara AP250 tahun ini. Soal adaptasi sirkuit, saya akan berusaha semaksimal mungkin di sesi latihan bebas agar menemukan setelan paling pas untuk balapan,” ujar Rheza.






