Masuk hari ke-4 (10 Agustus 2024), banyak dihabiskan di Pomposa Circuit. Mereka melakukan latihan di atas pacuan Yamaha YZF-R3.
Saat dilakukan kompetisi di atas R3, Wahyu berhasil mendapatkan podium ke-2. Jadi model persaingannya adalah, berdasarkan best time tercepat (superpole) yang diukir masing-masing peserta. Dalam kegiatan ini, juga ditemani oleh Jeremy Alcoba.
Tambahan Ilmu di Dunia Balap

Kemudian hari ke-5 (11 Agustus 2024), lebih difokuskan lagi pada flat track training di VR46 Motor Ranch.
Selain latihan di trek, juga ada proses belajar lewat video yang dijelaskan Marco Belli. Alhasil, tidak hanya bicara praktek, juga dalam setiap training di Yamaha VR46 Master Camp yang dijalani, diberikan pengetahuan ataupun instruksi untuk meningkatkan skill ataupun fisik dari peserta.
Untuk hari terakhir atau ke-6 (12 Agustus 2024), Wahyu Nugroho kembali menjalani latihan flat track. Dalam sesi ini selama aktivitas, juga didampingi oleh Andrea Migno sebagai coach. Dan dalam kompetisi flat track yang dilakukan, Wahyu berada di posisi ke-4.
Selanjutnya, dilakukan acara refreshing ke VR46 Store yang menyediakan berbagai merchandise VR46.
”Saya, mengucapkan terima kasih kepada Yamaha Racing Indonesia. Ini merupakan langkah yang sangat baik bagi saya, bergabung dengan Yamaha VR46 Master Camp membantu saya berkembang dalam segala aspek sebagai pembalap. Saya akan membawa semua pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki, dan mencoba menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Banyak pembalap di kejuaraan dunia yang berasal dari sini, hingga berhasil mencapai puncak. Yamaha Time To The Max, Yamaha Semakin Di Depan, Full Gasspol,” ucap Wahyu Nugroho.
Kemudian pelatihan ditutup dengan kunjungan ke VR46 Company sekaligus pemberian sertifikat.
Wahyu Nugroho, mendapatkan total 3 medali dari 4 sesi kompetisi yang dilakukan. Pencapaian tersebut, sama dengan yang diraih Aymon Bocanegra (Peru).






