3. Rantai

Perawatan mudah lainnya yang bisa kita kerjakan sendiri di rumah adalah merawat rantai. Masalah pada rantai yang umum adalah mudah kendor dan kering bahkan sampai berkarat. Karat bisa muncul karena kita jarang memperhatikan kebersihan Rantai, terutama usai digunakan dan terkena kotoran serta air hujan.
Rantai yang kering dan berkarat akan lebih cepat aus, bahkan akan timbul suara berisik saat motor sedang berjalan. Cara merawat rantai motor pun tidak sulit, Rantai cukup sering kita semprot menggunakan pelumas khusus rantai. Jangan lakukan melumasi rantai menggunakan oli bekas atau gemuk karena justru bisa menambah kotor permukaan komponen tersebut. Salah satu pelumas yang bisa digunakan untuk rantai adalah menggunakan Rexco 25 setiap seminggu sekali agar tidak mudah kering dan tidak menimbulkan suara berisik. Jika rantai terawat, maka rantai akan lebih awet tidak mudah aus.
4. Tombol Saklar

Sering kali kita jumpai saklar motor kita dibagian tombol lampu sein seret atau keras ketika digunakan, atau klakson tidak bunyi ketika tombol klakson kita pencet. Hal ini sering terjadi terutama yang sering parkir di tempat terbuka, sehingga terpapar hujan dan panas. Tombol-tombol di saklar akan mudah kering, banyak kotoran dan berkarat.
Agar tombol-tombol di saklar tidak mudah seret dan selalu berfungsi normal, lakukan penyemprotan secara berkala, semprotkan pelumas ke bagian celah-celah tombol, kemudian tombol dipencet-pencet secara bergantian agar proses pelumasan bisa maksimal.
5. Pedal Rem, Footstep dan Kick Starter

Pada musim hujan seperti sekarang ini, piranti motor yang terbuat dari bahan besi akan lebih mudah berkarat terutama pada bagian part yang sering digerakkan dalam menggunakannya seperti pada Footstep, Kick starter atau pada Pedal Rem.
Komponen motor yang ini kadang justru luput dari perhatian, padahal footstep juga membutuhkan perawatan yang layak. Bila beban tekanan yang ditumpukan orang yang dibonceng pada footstep cukup berat dan terus menerus, maka footstep lama kelamaan bisa melengkung dan tidak lurus lagi.
Agar kondisi footstep motor awet dan nyaman saat digunakan, perlu secara rutin menyemprotkan cairan pelumas di bagian footstep yang sering bergesekan. Begitu juga pada bagian Kick Starter yang biasanya tuasnya akan mudah seret, dengan melakukan penyemprotan ke sendi Kick Starter maka kejadian macet tidak akan terjadi. Terutama pada bagian pedal rem, jika pedal rem kaki sampai keras atau bahkan macet, maka bisa berbahaya karena akan berpengaruh pada kinerja pengereman yang berhubungan dengan keselamatan saat jalan.






