Berikut beberapa poin penting perilaku berkendara yang wajib jadi perhatian pengendara motor di tahun 2026.
1. Patuhi Rambu dan Marka Jalan, Jangan Cuma Saat Ada Polisi
Masih banyak pengendara motor yang baru tertib ketika melihat petugas berjaga. Padahal rambu lalu lintas dibuat bukan untuk membatasi, melainkan melindungi.
Mulai dari berhenti di lampu merah, tidak melawan arus, hingga mematuhi batas kecepatan, semua aturan tersebut berfungsi menjaga arus lalu lintas tetap aman dan tertib. Di 2026, sudah saatnya patuh aturan menjadi kebiasaan, bukan paksaan.
2. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Sesuai Standar
Helm SNI bukan sekadar formalitas. Begitu juga dengan jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup. Perlengkapan berkendara yang tepat mampu meminimalkan risiko cedera saat terjadi insiden di jalan.
Sayangnya, masih banyak pengendara yang abai, terutama untuk perjalanan jarak dekat. Padahal kecelakaan bisa terjadi kapan saja, tanpa mengenal jarak atau waktu.
3. Tingkatkan Perilaku Berkendara Aman dengan Kontrol Emosi
Salah satu penyebab utama kecelakaan adalah emosi yang tidak terkontrol. Terburu-buru, mudah terpancing, atau merasa paling benar di jalan justru meningkatkan risiko kecelakaan.
Mengalah bukan berarti kalah. Menjaga jarak aman, tidak saling serobot, dan bersikap sabar di tengah kemacetan adalah bentuk nyata perilaku berkendara aman yang harus terus diasah di 2026.
4. Hindari Penggunaan Ponsel Saat Berkendara
Membalas pesan atau membuka navigasi sambil berkendara adalah kebiasaan berbahaya yang masih sering ditemui. Sekilas memang terlihat sepele, tapi dampaknya bisa fatal.






