
Dalam kajian ilmiahnya Ustadz Harry yang juga biker menyampaikan secara alami manusia itu cinta terhadap dunia. Untuk penegasan jelaskan bahwa ada hadits yang menyatakan ada kecintaan dalam diri ‘tubuh’ manusia terhadap beberapa hal.
“Dijadikan kecintaan di tubuh kita ini yang pertama terhadap perempuan, uang, kuda ‘kendaraan’. Fitnah perempuan lebih besar daripada uang. Perempuan keluar rumahnya dibarengi dengan syaiton. Haramnya dihisab halalnya dihisab. Sedikit tapi bermanfaat tapi banyak tidak terpakai.” tutur Ustadz Harry hafidzahullah.
Marshall RoRI Jakarta, Bro Alvin Bahar yang juga ikut dalam riding bersama Motoran Yuk dan Muslim Bikers Indonesia menyampaikan kesannya. Meski ini bukan kegiatan pertama namun setiap ridingnya selalu diasupi ilmu-ilmu agama.
“Acara ini sangat bermanfaat bagi teman-teman bikers karena kita diingatkan kembali bahwa motor yang kita gunakan kelak akan dihisab oleh Allah Azza wa Jalla apakah digunakan untuk melakukan kegiatan yg bermanfaat sesuai syariat atau malah sebaliknya. Semoga acara-acara seperti ini semakin banyak lagi diadakan di masa mendatang.” ungkap Bro Alvin.
Selain mendapatkan siraman rohani, para member diajak untuk berkeliling area Halalkulture dan mengenal produk-produk yang dijajakan di sana. Mulai dari kuliner, biro jodoh, travel umroh, dan masih banyak lainnya.***



